
Kemampuan bahasa Jepang adalah kunci utama untuk lolos seleksi dan bisa beradaptasi saat bekerja di Jepang. Kabar baiknya, siapa pun bisa belajar dari nol asalkan konsisten. Berikut tujuh tips yang kami terapkan di kelas.
1. Kuasai hiragana dan katakana lebih dulu
Hiragana dan katakana adalah huruf dasar bahasa Jepang. Targetkan bisa membaca keduanya dalam 2–4 minggu pertama. Gunakan kartu hafalan dan tulis ulang setiap huruf berkali-kali.
2. Biasakan aisatsu (salam) sejak hari pertama
Ucapan seperti ohayou gozaimasu, yoroshiku onegaishimasu, dan otsukaresama desu sangat penting dalam budaya kerja Jepang. Ucapkan dengan sikap tubuh yang sopan, termasuk membungkuk (ojigi).
3. Tambah kosakata (kotoba) sedikit demi sedikit
Hafalkan 10–15 kata baru setiap hari dan ulangi kata lama secara berkala. Kosakata yang berkaitan dengan pekerjaan dan kehidupan sehari-hari sebaiknya diprioritaskan.
4. Pahami pola kalimat (bunpou), jangan hanya menghafal
Pelajari satu pola kalimat, lalu buat contoh kalimat sendiri tentang kegiatan Anda. Cara ini membuat tata bahasa lebih mudah diingat.
5. Latih telinga dengan mendengarkan
Dengarkan percakapan, berita sederhana, atau lagu berbahasa Jepang setiap hari. Teknik shadowing, yaitu menirukan ucapan penutur asli, sangat membantu pelafalan.
6. Berani berbicara walau masih salah
Kesalahan adalah bagian dari belajar. Manfaatkan sesi praktik di kelas untuk berbicara dengan instruktur dan teman.
7. Siapkan diri untuk wawancara
Latih perkenalan diri (jikoshoukai), alasan ingin bekerja di Jepang, dan jawaban tentang pengalaman Anda. Perhatikan juga sikap, kerapian, dan ketepatan waktu.
Belajar 30–60 menit setiap hari jauh lebih efektif daripada belajar berjam-jam hanya seminggu sekali.
Ingin belajar dengan bimbingan instruktur berpengalaman? Lihat program pelatihan kami di halaman Program.

